buku fiksi dan non fiksi
1. APAKAH ITU BUKU PENGAYAAN?
Buku pengayaan (nonfiksi) adalah buku penunjang buku utama yang digunakan oleh siswa. Buku pengayaan penting untuk menambah wawasan para pembacanya.
buku pengayaan adalah buku yang dapat digunakan oleh peserta didik atau masyarakat umum untuk mengembangkan daya pikir, pengetahuan, keterampilan, serta mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki.
2. JENIS-JENIS BUKU PENGAYAAN
Suherli dalam bukul Pedoman Penulisan Buku Nonteks (2008) menyebutkan bahwa terdapat tiga jenis buku pengayaan, yaitu buku pengayaan kepribadian, buku pengayaan keterampilan, dan buku pengayaan pengetahuan. Berikut penjelasannya:
Buku pengayaan pengetahuan
Buku pengayaan pengetahuan adalah buku yang memberikan ilmu pengetahuan atau informasi kepada pembaca, baik materi pelajaran ataupun bukan materi pelajaran.
Muji Lestari dalam skripsi Pengembangan Buku Pengayaan Simanja dalam Pembelajaran Membaca dan Menulis Huruf Jawa pada Siswa kelas V Sekolah Dasar di Kabupaten Bayumas (2016), menyebutan ciri-ciri buku pengayaan pengetahuan sebagai berikut:
•Materi atau isi buku bersifat fakta
(kenyataan)
•Pengembangan isi tulisan tidak terikat
pada kurikulum
•Pengembangan materi bertumpu pada
perkembangan ilmu terkait
•Konsep dasarnya sistematis, objektif, dan terbuka
•Bentuk penyajian berupa deskriptif dan
disertai gambar
Buku pengayaan keterampilan
Buku pengayaan keterampilan adalah buku yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pembacanya di bidang tertentu. Berikut adalah ciri-ciri buku pengayaan keterampilan:
•Isi buku bersifat fakta
•Mengandung langkah-langkah atau
prosedur suatu keterampilan
•Bersifat prosedural dan sistematis
•Bentuk penyajian deskriptif dan disertai
gambar Bersifat teknis
•Buku pengayaan keterampilan biasanya
digunakan untuk meningkatkan suatu
keterampilan misalnya menulis, bertani,
berternak, mengajar, menggambar,
mendesign, mengedit video dan foto,
marketing, public speaking, berbicara
bahasa asing, maupun kemampuan
programming.
Buku Pengayaan Kepribadian
Buku pengayaan kepribadian adalah buku yang bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan kualitas kepribadian pembacanya.
3. BUKTI PENDUKUNG PERBEDAAN
ANTARA SARAN DAN PENDAPAT
bukti pendukung perbedaan antara
saran dan pendapat terletak pada fokus
yang disampaikan. Saran
menyampaikan sebuah usulan atau
solusi, sedangkan pendapat
menyampaikan ide atau pandangan
terhadap suatu hal tanpa memberikan
sebuah solusi.
4. LANGKAH-LANGKAH APAKAH YANG
DIPAKAI UNTUK MEMAHAMI ISI TEKS
Langkah-langkah memahami isi
teks sebagai berikut:
- Membaca teks dengan cermat dan teliti.
- Mencari garis besar dari teks tersebut.
- Menentukan dan memahami gagasan pokok setiap paragraf.
- Menyatukan gagasan pokok tersebut agar dapat ditarik kesimpulan mengenai isi dari teks tersebut.
5. TIGA CONTOH BUKU
PENGAYAAN PENGETAHUAN.
Dengan demikian, tiga contoh buku
pengayaan pengetahuan adalah
sebagai berikut.
- Berfikir dengan IQ, EQ, dan ESQ karya Ki Slamet Wiyono, S.Pd.
- Etika Profesi dan Profesi Hukum karya Prof. Dr. Liliana Tedjosaputra, S.H, M.H.
- Mengenal Pengetahuan Lewat Kehidupan Sehari-hari karya Ninik Sri Suratmi.
6. TIGA CIRI KEILMIAHAN
BUKU PENGAYAAN.
Tiga ciri keilmiahan buku pengayaan
sebagai berikut: Terdiri atas struktur
bagian awal berisi pendahuluan, bagian
isi berisi pembahasan, dan bagian
penutup berisi simpulan dan saran
penulis.
7. PERBEDAAN ANTARA
RINGKASAN DAN RANGKUMAN.
Ringkasan adalah uraian singkat yang
tersusun dari ide pokok sebuah teks
dan disusun tidak berurutan.
Sementara itu, rangkuman adalah
catatan singkat mengenai
sebuah materi atau bab yang harus
disusun secara urut dan teratur.
8. TIGA CONTOH BUKU
PENGAYAAN JENIS KETERAMPILAN.
tiga contoh buku pengayaan jenis
keterampilan sebagai berikut:
- Bertanam di Lahan Sempit Siapa Takut? karya Drs. Sawukir.
- Budi Daya Aglonema karya Ika Kurniawati.
- Berkreasi dengan Lilin Warna karya W. Setyorini.
9.PERBEDAAN JENIS ANTARA KARANGAN EKSPOSISI DAN DESKRIPSI
Karangan eksposisi adalah karangan
yang mengandung informasi dan
pengetahuan yang disajikan secara
sngkat, padat, dan akurat,
sedangkan karangan
deskripsi adalah karangan yang
melukiskan sesuatu sesuai dengan
keadaan yang sebenarnya.
10. LANGKAH-LANGKAH YANG HARUS
DILAKUKAN SAAT MEMBUAT
RINGKASAN.
Langkah-langkahnya yaitu:
- Membaca naskah asli. Sebelum menulis ringkasan, harus membaca seluruh isi naskah asli secara berulang-ulang, untuk mengetahui maksud dan sudut pandang pengarangnya.
- Mencatat gagasan-gagasan utama.
- Menyusun ringkasan berdasarkan gagasan-gagasan utama. ...
- Memperhatikan beberapa ketentuan:
Komentar
Posting Komentar